Kejagung Masih Menyesuaikan Ritme Kerja dengan KUHP-KUHAP Baru

3 days ago 4
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna (kanan) didampingi Kabid Hubungan Media dan Kehumasan (kiri) memberikan keterangan pers terkait capaian kinerja Kejaksaan RI Tahun 2025 di Pusat Penerangan Hukum, Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (31/12/2025). Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, menyebut Kejagung masih menyesuaikan ritme kerja dengan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru berlaku 2 Januari 2026 lalu. Ia menyebut penyesuaian itu butuh waktu.

Meski begitu, mereka sudah melakukan berbagai langkah konsolidasi internal dan eksternal dalam penerapan KUHP-KUHAP baru ini.

“Kita sudah ada kerja sama, pemahaman bersama di mana Pak Kapolri, Jaksa Agung hadir. Yang kedua, kita sudah melakukan konsolidasi dan sosialisasi dengan pihak-pihak terkait, dengan Pemda maupun pihak-pihak penyidik daerah semua terkait pemberlakuan KUHAP dan KUHP baru,” ucap Anang di Kantor Kejagung, Jaksel pada Kamis (8/1).

“Tentunya ini memerlukan waktu penyempurnaan-penyempurnaan, masukan-masukan nantinya yang dalam praktiknya pasti ada kesulitan, ada penyesuaian . Tetapi masukan-masukan, temuan-temuan dalam praktik itu akan menjadikan bahan masukan dan revisi ke depannya,” tambah dia.

Anang mengatakan ada sejumlah perubahan signifikan antara KUHP-KUHAP yang baru dengan yang lama. Salah satu yang membutuhkan penyesuaian adalah peran Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang sudah mulai proaktif sejak perkara masih di dalam tahap penyidikan di Polri.

“Kita juga sudah membuat beberapa surat edaran-edaran dari Jaksa Agung kepada jaksa-jaksa di daerah supaya ada pemahaman yang sama dan kalau sekarang salah satu perbedaan nya adalah penuntut umum itu sejak awal penyidikan proaktif langsung,” ucap Anang.

“Jadi secara proaktif dia ketemu langsung sebelum naikin perkara supaya tidak bolak balik perkara. Kalau dulu kan bisa bolak balik, P18, P19, bolak balik. Sekarang enggak. Jadi sejak awal, sejak SPDP. Nanti kalau nanti waktu ketika dalam ketentuan enggak bisa (perkara dilanjut) ini, dikembalikan awal lagi. Kalau dulu kan enggak (seperti itu),” jelasnya.

Ilustrasi Gedung Kejaksaan Agung RI. Foto: Shutterstock

Anang pun tak memungkiri adanya kesulitan dalam penyesuaian-penyesuaian penerapan KUHP-KUHAP baru tersebut.

“Sekarang juga gitu, ternyata dalam praktiknya di lapangan ada beberapa kendala pemberlakuan KUHAP baru ini yang agak menyulitkan di lapangan,” ucap Anang.

“Tapi itu bukan hal yang menjadi kendala kita melaksanakan tidak sesuai hukum acara, tetapi menjadi masukan ke depannya, nanti menjadi sejenis penyempurnaan nantinya dalam praktiknya,” tambahnya.

Pastikan Sistem RJ di KUHAP Baru Aman

Anang ditanya soal potensi jual-beli perkara dengan diberlakukannya sistem restorative justice (RJ) dalam KUHAP yang baru. Anang pun menjamin tidak akan terjadi.

“Kita jamin, kita usahakan, pokoknya kita awasi bersama lah kalau sampe ada transaksi perkara laporkan aja lah, wong ini penyesuaian, ada celah yang kurang di situ dilakukan untuk bertransaksi laporkan aja,” ucap Anang.

Ia pun meminta publik agar tidak berprasangka buruk terkait sistem RJ baru tersebut.

“Tapi jangan suudzon dulu lah, karena ini penyesuaian, karena pasti teman-teman berbuat yang terbaik,” ucap Anang.

“Tapi memang kalau nakal, otaknya sudah nakal, setiap peluang, setiap kelemahan menjadi peluang untuk nakal ya bisa saja,” tambahnya.

Anang menilai, sebaik apa pun aturannya, bila mental dari penegak hukum sudah buruk, maka pelanggaran tetap akan ada.

...
Read Entire Article