Tunggu Tanggal Mainnya! Perjanjian RI-AS Bisa Bikin Iri Negara Lain

1 day ago 4
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Perjanjian dagang antara Indonesia dengan Amerika Serikat terkait tarif resiprokal berpotensi membuat iri negara-negara lain.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Eksekutif CSIS Yose Rizal Damuri saat acara Media Briefing: "Outlook 2026: Ancaman dan Risiko Instabilitas Ekonomi, Sosial, dan Politik" pada Rabu (7/1/2026).

"Adanya kemungkinan tekanan dari negara-negara lain, partner-partner lain yang juga menginginkan apa yang diberikan kepada Amerika Serikat. Kenapa Amerika Serikat diberikan, sementara kalau kita tidak," ujarnya.

Ia menyoroti adanya perjanjian-perjanjian eksklusif yang diberikan kepada Amerika Serikat dan sebaliknya. Seperti diketahui, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bahwa AS meminta akses ke mineral kritis Indonesia. Dalam perundingan tersebut, Indonesia memperoleh pengecualian tarif resiprokal untuk sejumlah komoditas unggulan seperti sawit, kopi/kakao, dan teh.

Sebagai imbalannya, Amerika Serikat mengharapkan keterbukaan akses terhadap mineral kritis yang dimiliki Indonesia. Pola ini menunjukkan adanya barter kepentingan: produk agrikultur ditukar dengan sumber daya strategis masa depan.

Yose mengatakan ada potensi negara-negara di China dan Eropa akan menuntut perlakuan-perlakuan yang sama seperti Indonesia ke AS.

"Misalnya dengan Tiongkok kita sudah punya perjanjian ASEAN-Cina dan salah satunya mengenai Indonesia juga di sana dan itu tentunya bisa menjadi dasar bahwa harus ada juga perlakuan-perlakuan yang sama kepada Tiongkok tadi," terangnya.

"Atau kepada Uni Eropa yang baru saja kita selesaikan, yang selama 10 tahun kita jalankan perjanjian atau negosiasi tersebut, tapi ternyata Amerika Serikat yang hanya 6 bulan dapatnya jauh lebih baik dari mereka," sambungnya.

Yose pun mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan negara-negara lain akan melakukan retaliasi kepada Indonesia.

"Dan di sini kadang-kadang bahkan ini bisa menyebabkan retaliasi dari negara-negara lain tersebut. Bukan hanya mereka meminta yang sama, tetapi juga menginginkan melakukan retaliasi karena menganggap berbagai hal-hal yang dilakukan oleh Indonesia yang diberikan kepada Amerika Serikat tersebut akan merugikan mereka."

Hal seperti ini ujungnya akan merugikan Indonesia karena dapat mengganggu stabilitas perdagangan internasional Indonesia hingga pertumbuhan ekonomi.

"Hal-hal tersebut tentunya bisa mengganggu stabilitas, terutama dari sisi perdagangan Indonesia yang semakin hari juga semakin menjadi sumber pertumbuhan yang penting di perekonomian Indonesia ini." pungkasnya.

(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article