Kelola Sampah Berbasis Masyarakat, Banyumas Targetkan 10 TPST Produksi RDF 

1 day ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Kelola Sampah Berbasis Masyarakat, Banyumas Targetkan 10 TPST Produksi RDF  Peluncuran RDF dan Recycling Center di TPST Sokaraja, Selasa (3/2).(MI)

PEMERINTAH Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menargetkan pembangunan sedikitnya 10 tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) yang mampu memproduksi Refuse Derived Fuel (RDF) sekaligus menjadi pusat daur ulang. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan sistem pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular di daerah tersebut.

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan saat ini sudah terdapat tiga fasilitas RDF dan pusat daur ulang yang beroperasi, yakni TPST Sokaraja Kulon, TPST Kedungrandu, serta TPS3R Purwanegara.

“Ke depan kami menargetkan minimal ada 10 unit RDF dan recycling center di Banyumas untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah,” ujar Sadewo saat peluncuran RDF dan Recycling Center di TPST Sokaraja, Selasa (3/2).

Ia menjelaskan, selama lebih dari empat tahun terakhir Banyumas menerapkan sistem pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan masyarakat dan ekonomi sirkular. Dalam skema ini, kabupaten tersebut tidak lagi mengandalkan tempat pembuangan akhir (TPA) konvensional.

“Pengelolaan sampah dilakukan secara desentralisasi. TPST, TPS3R, dan pusat daur ulang yang dikelola Kelompok Swadaya Masyarakat menjadi tulang punggung utama,” katanya.

Saat ini, tercatat sekitar 45 unit TPST, TPS3R, dan Pusat Daur Ulang yang aktif melayani masyarakat di berbagai wilayah Banyumas. Masyarakat tidak hanya berperan sebagai penerima layanan, tetapi juga terlibat langsung sebagai pengelola.

Untuk menjaga keberlanjutan sistem, pemerintah daerah membagi peran secara jelas. Pemkab bertindak sebagai regulator, penyusun kebijakan, fasilitator, sekaligus pengawas. Sementara operasional pengelolaan sampah di lapangan dijalankan oleh KSM.

Menurut Sadewo, kebijakan tersebut kini diwujudkan melalui kerja sama konkret antara KSM dan PT Gibrig Indonesia Bersih dalam pemanfaatan hasil olahan sampah menjadi RDF.

“Kerja sama ini diharapkan memperkuat ekosistem ekonomi sirkular, meningkatkan kemandirian KSM, dan menjadi contoh pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang berkelanjutan,” ujarnya.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Faisal Malik Hendropriyono yang turut hadir dalam peluncuran itu menilai Banyumas berpotensi menjadi percontohan nasional dalam pengelolaan sampah.

“Secara nasional tingkat pengelolaan sampah mungkin sekitar 25 persen. Banyumas sudah mampu mengelola sekitar 77 persen, ini capaian yang sangat tinggi,” ucap Diaz.

Ia juga mengungkapkan Banyumas menjadi salah satu daerah penerima hibah dari United Nations Capital Development Fund (UNCDF) pada 2025 senilai 150.000 hingga 194.000 dolar AS atau sekitar Rp2,4 miliar hingga Rp3,1 miliar. Dana tersebut digunakan untuk mendukung inovasi pengelolaan sampah berkelanjutan.

“Ini menunjukkan adanya kerja nyata dari pemerintah daerah dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih baik,” tuturnya.(M-2)
 

Read Entire Article