Aksi demonstrasi di Surabaya masih berlanjut hingga hari ini, 30 Agustus 2025. Sebagian pendemo berkumpul di depan Kepolisian Resor Surabaya. Mereka meminta polisi membebaskan 43 kawannya yang ditahan.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah menemui pendemo di Grahadi Surabaya. Pantauan Tempo, massa aksi yang terdiri dari mahasiswa dan masyarakat sipil telah bergerak sejak pukul 12.00 WIB dari Surabaya bagian selatan. Sebagian massa mahasiswa lalu bergerak ke Polres Surabaya pada pukul 14.00 WIB.
Ratusan mahasiswa yang mengikuti aksi di depan Polres Surabaya membawa setangkai mawar merah. Mereka melemparkan ke arah dalam gerbang pintu masuk gedung itu sambil berteriak. “Bebaskan teman-teman kami,” ucap kerumunan mahasiswa itu
Menurut perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Marcel Pasaribu, mawar itu merupakan simbolisasi aksi damai untuk menjeput 43 mahasiswa yang ditahan. Mereka dituduh berperilaku anarkis saat demo.
“Puluhan mahasiswa yang masih di dalam Polres berasal dari berbagai kampus,” kata Marcel.
Hingga pukul 17.00 WIB, mereka masih berkumpul di depan Polres Surabaya. Para mahasiswa itu berkomitmen untuk menunggu teman-temannya dibebaskan.
Terpisah, Khofifah Indar Parawansa menemui massa yang berada di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya pukul 14.00 WIB. Khofifah sempat berbincang dan mendengarkan sejumlah keluhan dari masyarakat.
Selanjutnya, Khofifah mengajak masyarakat untuk masuk halaman gedung negara Grahadi. Mereka diberikan seribu paket sembako dalam sebuah kardus.